Thursday, September 13, 2012

Potret Suami yang Bijak dalam Keluarga

Assalamu'alaikum Wr. Wb.



Saya sering mendapatkan pertanyaan dari para istri atau wanita muslim tentang posisi istri yang masih dianggap kurang menguntungkan di bandingkan suami. Apa yang mereka dengar dan tahu hanya sebatas apa yang harus dilakukan seorang istri setelah dia menikah. Mereka kurang sekali mendapatkan informasi tentang bagaimana seharusnya seorang suami bersikap dalam pernikahan mereka. Pada intinya tidak ada yang dirugikan atau diuntungkan malah pernikahan menjadi jalan untuk menyelamatkan keduanya dan beribadah lebih baik. Tidak semuanya buruk dan ujian adalah sesuatu tantangan dalam kehidupan ini dianjurkan untuk selalu membuka Al-Quran, hadist juga tuntunan dari ustad/ ustadzah yang baik karena semua pasti ada jalan keluarnya.
Dibawah ini saya share kutipan dari "Ketika Qalbu Bertasbih" tentang potret suami yang bijak dalam keluarga. silahkan share, semoga berguna.


Seorang suami yang baik,
Ia tak hanya pandai menuntut isterinya agar menjadi seperti seorang isteri yang diinginkan,

Akan tetapi ia lebih banyak memberi contoh dan tauladan yang baik dalam kesehariannya.

Seorang suami tidak cukup sekedar meminta dengan kata-kata untuk menjadikan isterinya baik,
Akan tetapi ia lebih banyak mengajari melalui kehidupan nyata dalam kesehariannya.

Ketika ia ingin isterinya menjadi wanita yang bertakwa kepada Allah,
Maka ia mencontohkan dirinya sebagai imam yang selalu amar makruf nahi munkar.

Ketika ia ingin isterinya menjadi wanita yang penuh hormat kepadanya,
Maka ia menjadikan dirinya sebagai imam yang bisa menghargai isterinya.

Ketika ia ingin isterinya menjadi wanita yang setia,
Maka ia memposisikan sebagai imam yang tidak mudah tergoda pada wanita lainnya.

Ketika ia ingin isterinya menjadi wanita yang penuh kasih sayang,
Maka ia menjadikan dirinya sebagai suami yang penuh pengertian dan penuh perhatian kepada isterinya.

Bagaimanapun seorang makmum akan lebih banyak mengikuti apa yang dicontohkan imamnya.

Jika seorang Imam bersikap baik,
Maka seorang Makmum akan mengikuti bersikap baik pula.

Pun sebaliknya,

Jika seorang Imam tidak bisa memberi contoh yang baik dalam keluarganya,
Maka bisa jadi seorang makmun tidak akan menjadi seorang Isteri seperti yang diharapkannya.

Hanya kepada Allah saya mohon ampun dan maaf jika masih ada kesalahan dalam tulisan ini. Silahkan komentar dan kritik.

Wasalamualaikum.
Enggar

No comments:

Post a Comment